Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Timur Catat Transaksi Tertinggi Nasional, Perkuat UMKM dan Ekonomi Masyarakat

Blitar, Jatim Daily – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Jawa Timur menunjukkan perkembangan yang positif. Selain menjadi salah satu daerah yang peluncuran KDKMP-nya diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Jawa Timur kini mencatatkan nilai transaksi KDKMP tertinggi di Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa, mengatakan sebanyak 530 KDKMP telah beroperasi di enam kabupaten di Jawa Timur. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari pendampingan dan sosialisasi yang terus dilakukan pemerintah agar koperasi mampu berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami terus mendorong agar gerai-gerai KDKMP dapat berkembang sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat. Hasilnya, Jawa Timur berhasil menjadi provinsi dengan nilai transaksi KDKMP tertinggi di Indonesia,” ujarnya.

Endy menjelaskan, KDKMP menyediakan berbagai kebutuhan pokok bersubsidi seperti Beras SPHP, Minyakita, gula, pupuk, dan LPG 3 kilogram. Selain itu, koperasi juga menjadi wadah pemasaran bagi produk unggulan UMKM lokal, salah satunya opak dari Kelurahan Kepanjen Lor, Kota Blitar.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya membangun gerai koperasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelola melalui pelatihan yang difasilitasi Kementerian Koperasi bersama pemerintah daerah. Pelatihan tersebut mencakup pelayanan pelanggan, pengelolaan gerai ritel, hingga penataan produk agar koperasi mampu memberikan pelayanan yang profesional.

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Sentul, Kepanjen Kidul, Kota Blitar, Citra Putri Cahyani, mengatakan pengurus koperasi dipilih melalui proses seleksi sehingga diharapkan mampu mengelola koperasi secara baik dan bertanggung jawab.

Ia menjelaskan bahwa produk yang paling banyak diminati masyarakat adalah kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng karena ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau. Bersama pemerintah desa, pengurus koperasi juga terus melakukan sosialisasi agar semakin banyak masyarakat bergabung sebagai anggota koperasi.

Manfaat KDKMP turut dirasakan oleh pelaku usaha lokal. Tria Ramadhani, pemilik rumah makan di Kota Blitar, mengaku koperasi mempermudah dirinya memperoleh kebutuhan usaha dengan harga yang lebih murah dan lokasi yang lebih dekat.

“Kebutuhan warung sekarang lebih mudah dipenuhi karena lokasinya dekat dan harganya lebih terjangkau. Harapannya ke depan KDKMP semakin lengkap menyediakan produk-produk lokal agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.

Melalui penguatan tata kelola, penyediaan kebutuhan pokok, serta pemberdayaan UMKM lokal, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan terus berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.

More From Author

Ancaman Siber dan Spionase Asing Makin Kompleks, Praktisi Dorong Penguatan Regulasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *