MBG Bukan Program Buang-Buang Uang, Tapi Investasi Kualitas SDM Jangka Panjang

Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Oleh Soleh, S.H., menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program strategis nasional yang memiliki dampak multiganda dan menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Ia menekankan bahwa MBG tidak dapat dipandang sebagai program populis semata atau pemborosan anggaran, melainkan sebagai fondasi penting dalam menyiapkan generasi masa depan bangsa.

Penegasan tersebut disampaikan Oleh Soleh dalam Forum Diskusi Publik bertema “Sosialisasi Program Strategis Pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG)” yang digelar baru-baru ini.

Menurutnya, keberhasilan sebuah program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh substansi kebijakan, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut dikomunikasikan kepada publik secara efektif.

Dalam konteks itu, Oleh Soleh memberikan apresiasi kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) atas peran aktifnya dalam menyosialisasikan program-program prioritas pemerintah, termasuk MBG yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden.

“Suatu program, betapapun baiknya, tidak akan bermanfaat tanpa dikomunikasikan dengan baik,” ujar Oleh Soleh.

Ia menilai, tantangan komunikasi di era digital semakin kompleks karena maraknya penyebaran hoaks, narasi provokatif, bahkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk memalsukan informasi.

Karena itu, ia menekankan pentingnya literasi publik dan publikasi program MBG yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), serta berkelanjutan untuk menangkal misinformasi.

Lebih jauh, politisi PKB ini membantah anggapan yang menyebut program MBG sebagai pemborosan anggaran negara. Menurutnya, MBG justru memberikan efek multiganda yang luas, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

“MBG memberikan efek positif dari sisi ekonomi, penyerapan tenaga kerja, hingga kebahagiaan anak-anak,” jelasnya.

Program ini, kata dia, tidak hanya berdampak pada penerima manfaat langsung, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di tingkat lokal melalui keterlibatan berbagai pihak.

Oleh Soleh menegaskan bahwa MBG merupakan jawaban konkret terhadap persoalan stunting yang masih menjadi tantangan nasional. Dengan asupan gizi yang teratur, menu yang konsisten, serta kandungan gizi seimbang seperti protein, karbohidrat, dan lemak, program ini diyakini mampu menjaga tumbuh kembang anak secara optimal.

Selain itu, MBG dipandang sebagai investasi besar untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia dalam jangka panjang. Ia bahkan mengingatkan adanya kecenderungan penurunan kualitas SDM jika intervensi gizi tidak segera dilakukan.

“Jika IQ turun di bawah 70, daya pikir tidak akan jauh berbeda dengan gorila atau orang hutan, sehingga MBG harus dimulai sekarang,” tegasnya.

Dari sisi pendidikan, MBG juga dinilai mampu meningkatkan kehadiran dan semangat anak-anak untuk bersekolah.

Kebiasaan datang ke sekolah untuk mendapatkan makanan bergizi akan mendorong anak lebih disiplin dan termotivasi dalam belajar, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Menutup pernyataannya, Oleh Soleh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif menyukseskan program MBG.

“Saya mengajak semua hadirin yang hadir hari ini menjadi duta-duta literasi tentang MBG,” ujarnya.

More From Author

SPPG Susukan 01 Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Lewat Program Makan Bergizi Gratis

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Sukses Percepatan Program MBG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *