Pemerintah Pastikan Pasokan dan Harga Pangan Aman Jelang Hari Raya Iduladha 1447 H

Jakarta – Penggerak Santri Tani Milenial sekaligus Owner Santami Farms, Rizky Hamdani, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Rizky menilai pemerintah berhasil menunjukkan komitmen serius dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

“Langkah pemerintah dalam intervensi melalui operasi pasar dan gerakan pangan murah di seluruh wilayah Indonesia terlihat signifikan… di mana fokus utamanya adalah menjaga keterjangkauan harga komoditas krusial seperti daging, cabai, dan beras.” Ujar Rizky

Menurut Rizky, keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas pangan tidak terlepas dari pengelolaan stok nasional yang kuat. Cadangan beras pemerintah yang mencapai 3,7 juta ton serta tingkat inflasi yang tetap terkendali di angka 2,42 persen menjadi indikator bahwa kondisi pangan nasional berada dalam situasi yang aman dan terkendali.

Ia menjelaskan bahwa program pasar murah yang digelar pemerintah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Melalui program tersebut, masyarakat dapat memperoleh beras SPHP dengan harga Rp11.800 per kilogram dan gula pasir seharga Rp17.800 per kilogram.

Kebijakan ini dinilai mampu menekan lonjakan harga di pasar ritel sekaligus menjaga daya beli masyarakat tetap stabil hingga hari raya tiba.

Sebagai pelaku usaha tani, Rizky juga merasakan dampak positif dari kebijakan pemerintah terhadap sektor pertanian. Menurutnya, intervensi pasar tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga memberikan kepastian terhadap penyerapan hasil panen petani.

“Hasil panen dari petani khususnya kami dari santri tani milenial itu bisa terserap pasar dengan baik. Hal ini juga menimbulkan kepercayaan diri kepada kami para petani.” Katanya.

Rizky menambahkan bahwa dukungan dari berbagai BUMN pangan dan sektor transportasi dinilai turut memperkuat konektivitas distribusi antarwilayah sehingga pasokan bahan pokok tetap terjaga secara merata.

“Contohnya seperti ASDP, Pelni, Pelindo, menjaga konektivitas antar kepulauan itu bukan suatu hal yang mudah. Tapi pemerintah berhasil menjawab semua tantangan itu sehingga pasok pangan ke daerah bisa merata.” Lanjutnya.

Menurut Rizky, keberhasilan menjaga stabilitas pangan menjelang Iduladha menunjukkan bahwa manajemen pangan nasional dari hulu hingga hilir mulai berjalan semakin baik.

Ia optimistis langkah menuju swasembada pangan dapat terus diperkuat melalui pengembangan teknologi pertanian, penyediaan lahan produktif, penggunaan pupuk yang tepat, hingga jaminan kepastian pasar bagi petani.

“Saya harap ke depannya koordinasi untuk meningkatkan produksi menuju swasembada pangan itu harus lebih masif lagi terutama dalam hal teknologi, penyediaan lahan, pupuk, serapan pasar.” Pungkasnya.

More From Author

Kesadaran Lingkungan Meningkat, Gen Z Timika Padati Nobar Dokumenter “Menolak Punah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *